Siapa pula yang tidak tau Changi Airport, bandara kece punya tetangga sebelah yang dinobatkan jadi bandara terbaik. Iya, saking gedenya ngga akan cukup sehari buat keliling dari ujung ke ujung. Belom lagi ditambah atraksi baru Jewel itu, ya. Bermodalkan inilah akhirnya kami nekat buat mampir ke Changi. Detail itinerary dan akomodasi di Singapore bisa di cek di sini, yaw. Yuk, mari kita flashback perjalanan emejing di negara mahal ini.

First thing first, let me state, cerita ini adalah pengalaman backpacker yang minim duit tapi banyak mau haha. So, if you consider to be one of them, keep reading. Kalo ngga ya, baca aja siapa tau dapet insight baru. *maksa

First Impression Setelah Mendarat

Sebagai backpacker bermodalkan ransel padat di punggung, banyak hal yang harus diperhatikan sebelum berangkat. Salah satunya adalah manajemen waktu dan milih tempat penginapan. Dari Penang, kami berangkat siang hari lepas dhuhur. Sampai Changi Airport sekitar jam 4 sore waktu setempat. And do you know what impressed us for the very first time? Iya, karpetnya empuk! Udik banget emang. But, who cares?

changi airport terminal 2

Tujuan utama ketika sampai tentu saja kamar mandi. Another impression, pemirsa. Selesainya, kami cari tempat duduk dan tentu saja wifi. Memberi kabar keluarga bahwa anaknya sudah mendarat dengan selamat di Singapore ehe~ Ohya, koneksi wifi tersedia di segala penjuru, jadi aman mau update story setiap saat.

Mungkin sedikit kesalahan yang baru disadari sekarang adalah, kami mengambil jadwal terlalu siang dari Penang (gitu aja udah lari-larian karena telat). Jadinya kami ngga punya waktu lama buat keliling Changi Airport. Iya, karena kami ngga punya tiket buat penerbangan selanjutnya. Oh, perlu banget buat liat panduan peta buat keliling biar ngga habisin waktu di sini.

Orchid Garden Changi Airport

Tempat pertama yang kami singgahi ketika sampai adalah Orchid Garden. Lokasinya ada di Terminal 2 Level 2. Aku ngga begitu paham soal jenis-jenis anggrek dan sebagainya. Yang aku paham, semuanya bagoooosss! Dan semuanya berbungaa, canteeek kalee warna-warnanya!

orchid garden changi airport
bunganya yang pegang hape warna warni di belakang itu ya

Ngga puas rasanya kalo cuma sekali dua kali ambil foto. Yang buwanyak sekalian, guys. Makanya ngga akan cukup buat keliling Changi Airport sebentar doang. Di dalamnya ada kolam ikan juga, tempat duduk. For a while, you won’t feel that you are in an airport. Rasa penasaran semakin nambah, akhirnya lanjut keliling lagi.

Enchanted Garden

Taman kedua yang kami datangi adalah Enchanted Garden. Kece banget ini tempat. Ada jalan setapak dari kayu dan tempat duduk di beberapa sisi. Seandainya bisa berhari-hari ngga keluar dari Changi ya betah aja rasanya.

enchanted garden changi
enchanted garden changi airport

Mozaik inilah ikon dari Enchanted Garden. Ada beberapa jumlahnya, ngga perlu rebutan dan antri kalo mau foto ehe~ Yang membuat taman ini lebih menarik adalah adanya efek suara alam kaya suara katak dan suara hutan gitu, guys. Adem beneerr rasanya. Beberapa pohon juga lumayan tinggi, jadi pas lewat di jalan setapak ya rasanya mirip into the jungle haha.

Sunflower Garden Changi Airport

Masih berada di Terminal 2, ada Sunflower Garden. Cukup naik satu lantai di Level 3. Ada petunjuk arahnya kalau bingung harus ke arah mana. Lokasinya ada di outdoor gitu. Ada tempat duduk yang cocok banget buat piknik wkwkw.

Dari taman ini bisa liat langsung runway dan tempat parkir pesawat di sebelah kanan. Berasa kaya di drama-drama gitu. Sambil liatin pesawat yang baru lepas landas sambil ngebayangin ditinggal doi. Oke I’ll stop. Jangan lupa sempetin buat foto-foto ya biar totalitas dan ngga rugi udah mampir di Changi.

Movie Theater

Siapa yang bisa menolak untuk bisa tiduran dan nonton di bioskop gratis. Yah, meskipun bukan film baru banget, tapi ini lumayan untuk istirahat. Kalau mau cari bioskop ini ada di Terminal 2 dan 3. Tepat sebelum taman bunga matahari tadi, nglewatin movie theater ini. Atau kalau ngga gitu bisa ke Terminal 3 deket Ambassador Transit Lounge.

movie theater changi airport

Film yang akan diputar macem-macem ya genrenya. Dan kalian bisa nonton selama 24 jam karena jeda antar film cuma sekitar 10 menit aja. Puas banget gak tuh, hem?

Butterfly Garden

Ngga cuma dilengkapi sama tanaman aja, tapi sekaligus sama hewan cantik satu ini. Sayang seribu sayang, aku datang ke sini pas udah mulai gelap dan nyesel bangeet. Yha gimana, mana ada keliatan kan kupu-kupunya kalau udah gelap gitu. Oh, lokasinya ada di Terminal 3 yak, bisa masuk dari level 2 atau level 3.

Dah nih dapet zonk, cuma bisa ngefoto kupu-kupu yang masih malu-malu. Tapi berasa berkesan kemaren pas masuk lewat Level 3, ada tangga memutar turun ke bawah. Dan karena udah gelap, lampunya nyala cantik gitu. Bunga-bunga yang mekar juga tetep bagus buat dinikmatin.

Crystal Garden

Lokasi selanjutnya yang aku ngga nyadar kalau ini adalah salah satu attraction dari Changi adalah Crystal Garden. Ngga sengaja lewat pas jalan ngga tau ke mana. Lokasinya ada di Terminal 3 Level 2. Lebih tepatnya di depan store-nya LV yang megah binggo. Makanya ini kukira punya si LV hahaha.

Ada tempat duduk mengelilingi taman kecil ini. Bisa duduk-duduk dulu sambil ngelamun liatin store-store kece di kanan kiri.

Nginep di Changi Airport Gratis, Bisa?

Well, ini pertanyaan yang sama jaauuuh sebelum berangkat. Kami mengusahakan gimana caranya bisa bobo di bandara. Demi apalagi kalau bukan hemat sewa penginapan yang lumayan mahal untuk kantong backpacker. Kami sempat cari-cari info dulu yang valid. Ya gimana, daripada diusir kan ngga enak banget ya, syukur kalau bisa stay di dalam tanpa harus keluar imigrasi dulu. Jawabannya bisa di cek di sini, nih. Sayang banget aku nemunya pas udah balik dari sana. Sepertinya ilmu stalking-ku ngga sekeren itu haha.

Jujur aja, kami parno. Mau cuek juga rasanya ngga nyaman. Sempet tidur bentar di dalam bioskop tapi was-was terus. Takut diperiksa dan semacamnya. Padahal nih, pemeriksaan itu random banget. Kalau rejeki ya ngga bakal kena, tapi kalau pas kurang beruntung ya suruh nunjukin tiket flight selanjutnya.

source bykido[dot]com

Akhirnya kami memutuskan untuk keluar imigrasi, cari makan, dan cari tempat tidur di luar. Seriusan, rasanya lebih santai meskipun tidurnya juga di lantai jamaah sama orang-orang lainnya wkwkw. Not that kind of gembel, ya, karena masih di dalam lokasi airport. Tepatnya kami leyehan di Terminal 3 Basement 2. Tempatnya enak, kalau beruntung bisa dapet bean bag. Maap ngga sempet foto karena udah ngantuk duluan ehehe~

Note – Semoga bisa segera update story ala koper, yak! Amin?

2 thoughts on “Changi Airport: Dari Keliling dan Tidur di Bandara

Leave a Reply